Friday, November 23, 2018

Review Crushlicious Organic Face Mask All Variants


Dari semua jenis kegiatan merawat wajah, aku paling suka maskeran. Masker biasanya akan ngasih efek yang instan—walau ngga permanen—ke wajah. Misalnya, masker yang digunakan diklaim bisa mencerahkan wajah. Memang, sehabis maskeran, biasanya wajah emang akan kelihatan lebih cerah, meski bertahannya paling banter beberapa jam aja, atau seharian deh paling lama. Habis itu ya balik lagi jadi upik abu, alias dekil. Wkwkwkwk...

Nah, sejak beberapa tahun yang lalu, banyak brand indie yang terus bermunculan. Mereka kebanyakan menjual produk-produk perawatan untuk wajah dan tubuh seperti serum, oil, dan masker. Sebagai pencinta masker, tentulah aku langsung mupeng dong kepengen nyoba-nyoba juga, dan setelah lihat ulasan sana-sini, akhirnya aku putusin buat nyoba masker organik dari Crushlicious.

Crushlicious Organic Face Mask memiliki empat varian: coffee, green tea, milk, dan chocolate. Setiap varian punya keunggulannya masing-masing yang bikin aku bingung mau pilih yang mana. Akhirnya, karena penasaran dan ngga bisa mutusin mau pilih yang mana, akhirnya aku beli semua variannya. Beruntung, mereka juga menyediakan mini size yang harganya lebih murah dari full size, jadi aku ngga perlu merogoh kocek terlalu dalam buat dapetin keempat variannya :D

๐ŸŒบ Klaim ๐ŸŒบ


  • Chocolate
Our Chocolate Organic Face Mask is best for brightening and moisturizing.

  • Coffee
Our Coffee Organic Face Mask is best for reducing acne scars.

  • Green Tea
Our Green Tea Organic Face Mask is best for fighting acne, blemishes and oil control.

  • Milk
Our Milk Organic Face Mask is best for brightening and oil control.

๐ŸŒบ Cara Pakai ๐ŸŒบ

  1. Pastikan wajah sudah bersih sebelum pemakaian masker.
  2. Ambil 1 (satu) sendok teh crush face mask.
  3. Campurkan dengan 1 sendok teh air mineral/fresh milk/madu (disesuaikan saja), lalu aduk hingga rata.
  4. Aplikasikan ke wajah secara merata.
  5. Tunggu 10-15 menit.
  6. Bilas wajah dengan air biasa.
  7. Gunakan setiap malam sebelum tidur, dua hari sekali.

๐ŸŒบ Kemasan ๐ŸŒบ


Varian full size maupun mini size dari Crushlicious Organic Face Mask sama-sama dikemas dalam bungkus aluminium foil. Desainnya pun disesuaikan dengan variannya. Misalnya versi chocolate didesain dengan gambar batangan cokelat dan berwarna cokelat muda, varian coffee didesain dengan gambar biji kopi dan berwarna hitam keabuan, varian green tea bergambar daun dan berwarna hijau muda, dan versi milk dengan gambar kotak dan botol susu dan berwarna biru muda. Desain kemasannya ini menurutku imut banget. Andai nggak tahu kalo dalamnya ini masker, kepengen rasanya aku seduh. Haha…

Di bagian depan kemasan, ada logo dan nama produk, sedangkan di bagian belakang ada keterangan klaim produk, cara penggunaan, komposisi bahan, dan netto. Kalau dari gambarnya, desain kemasan full size dan mini size ini sama saja. Yang membedakan cuma ukurannya saja. Yang full size isinya 70 gram, sedangkan mini size isinya 25 gram.


Sayangnya, kemasan mini size ini nggak dilengkapi dengan klip, jadi kalo sudah dibuka, ya udah, nggak bisa ditutup lagi gitu. Harus nyari jepitan supaya nggak kemasukan angin. Terus, tanggal kadaluwarsanya juga nggak dicantumin di kemasan. Entah kalau yang di kemasan full size ya, tapi, setahu aku, produk-produk organik ini lifespan-nya biasanya berkisar 3-4 bulan. Maksimalnya 6 bulan deh, kalo berani kamu pakai :D

๐ŸŒบ Aroma, Tekstur & Warna ๐ŸŒบ

Aroma masker-masker ini sesuai dengan variannya. Untuk yang chocolate, aromanya seperti cokelat bubuk, pahit-pahit gimana, gitu. Yang coffee, aromanya kuat seperti kopi, tapi ada hint aroma susu. Jadi bukan aroma kopi hitam gitu, guys, lebih kayak kopi susu. Aromanya ini mirip banget sama coffee body scrub-nya Pulchra. Kalau green tea, aromanya mirip daun-daunan, gitu. Aku kurang tahu sih apakah ini aromanya green tea, tapi menurutku aromanya mirip sama bubuk pacar dari Arab. Itu, lho, yang biasa dijadiin oleh-oleh sama orang yang baru pulang dari naik haji. Aromanya persis banget kayak gitu. Sedangkan yang milk aromanya mirip susu Dancow, gurih tapi ada hint amisnya.



Masker ini berbentuk bubuk yang kalau mau dipakai harus dicampur dulu dengan air. Kalau dari petunjuknya, selain dengan air, masker ini bisa dicampur dengan fresh milk atau madu juga, tapi aku lebih sering pakai air mawar yang dari Viva itu. Setelah dicampur air, teksturnya akan berubah jadi lebih halus, kecuali yang varian coffee. Teksturnya coffee ini sedikit lebih kasar dari ketiga saudaranya, jadi dia bisa juga dipakai buat nge-scrub muka. Cukup praktis!

Untuk warnanya sendiri kurang-lebih sama dengan warna kemasannya; coffee warnanya hitam keabuan; chocolate warnanya cokelat tua; green tea warnanya hijau daun; milk warnanya off-white. Aku paling gemes sama warnanya green tea, cakep banget soalnya.

๐ŸŒบ Performa ๐ŸŒบ

Layaknya masker bubuk pada umumnya, Crushlicious Mask ini jenis masker yang bikin kulit tegang saat dia mengering. Jadi, pastikan wajahmu rileks ya selama memakai masker ini.

Keempat varian masker organik dari Crushlicious ini secara umum bekerja cukup baik di kulitku. Beberapa klaimnya memang terbukti, hanya saja, memang ada beberapa kekurangannya yan akan aku bakal bahas satu per satu.

  • Coffee
Di antara semua varian, aku paling semangat nyobain yang coffee ini. Selama ini kulitku bersahabat banget sama skincare yang mengandung kopi. Tapi, masker kopi dari Crushlicious ini agak berbeda dari ekspektasiku. Beberapa skincare dari kopi yang pernah aku coba biasanya akan mencerahkan dan melembabkan kulitku. Nah, kopinya si Crush ini nggak demikian. Setelah pakai masker ini, kulitku nggak terlihat lebih cerah, tapi kelihatan lebih bersih. Dia juga bikin kulitku lebih matte, walau nggak sampai terasa kering banget. Menurutku, varian kopi ini bakal cocok banget buat kamu yang memiliki kulit berminyak dan juga pemilik kulit kering, soalnya dia nggak bikin kulit ketarik karena kering.

Walau di bawah ekspektasiku, aku tetep suka sama masker ini, soalnya, dia bisa dipakai buat scrubbing juga. Biasanya aku pakai masker ini kalau mukaku sedang terasa lagi kotor banget atau habis pakai makeup lengkap, karena masker ini akan membuat muka terasa lebih bersih dan segar.

  • Chocolate
Ini varian kedua yang nggak sabar buat aku cobain. Kulitku juga welcome banget sama masker berbahan cokelat. Sebelum ini, aku pernah pakai masker cokelat dari Vienna, dan aku suka banget sama efeknya yang melembabkan dan mencerahkan kulit. Namun, gimana cokelatnya si Crush? Lagi-lagi, masker cokelatnya Crushlicious sedikiiiiit di bawah ekspektasiku. Masker ini memang ngasih kelembaban di kulitku, tapi kurang lembab buat kulitku yang kering parah. Dia juga nggak ngasih efek mencerahkan, yang berhasil bikin aku kecewa ☹. Terus, kulitku bereaksi lumayan buruk sama masker ini. Bagian rahang dan leherku gatal-gatal setelah pakai masker ini. Jadinya kecewanya double, deh ☹☹

Menurutku si cokelat ini cocok buat kalian pemilik kulit normal hingga berminyak. Kalo buat kulit kering sih daya melembabkannya menurutku kurang nampol.

  • Green Tea
Honestly, I’m not a fan of green tea, karena biasanya dia ditujukan buat pemilik kulit berminyak. Tapi, karena kepo, akhirnya aku cobain juga masker ini, dan ternyata, aku suka banget sama efek yang dia berikan. Masker ini bikin kulitku halus dan lembut bangeeet, yang agak aneh menurutku. Karena dia kan klaimnya buat oil control, jadi aku setengah berharap kalau dia bakal bikin kulitku terlihat matte. I’m not complaining, really, malah sebenarnya aku suka! Sayangnya, kulitku bereaksi paling buruk sama si green tea ini. Nggak sampai lima menit setelah dioleskan, kulitku langsung gatal-gatal. Bagian pipi, dahi, dan leherku semuanya gatal. Setelah kubilas pun gatal-gatalnya masih terasa. Aku kaget juga, soalnya sebenarnya kulitku bukanlah jenis kulit yang sensitif. Jadi, jarang banget kulitku akan bereaksi sampai seekstrim itu. Sepertinya ini bukan salah maskernya, karena setelah kuingat-ingat, sebelum ini aku pernah pakai masker green tea punya Emina, dan masker itu juga bikin gatal kulitku. Jadi, aku menyimpulkan, sepertinya kulitku memang nggak cocok sama green tea, walau masih harus diinvestigasi lebih lanjut sih.

Si green tea ini menurutku cocok buat semua jenis kulit. Tapi, buat aku yang menunjukkan tanda-tanda alergi, masker ini adalah a big no-no, dan nggak bakal aku repurchase.

  • Milk
Dari keempat bersaudara ini, si milk yang paling di luar ekspektasiku. Awalnya, aku nggak berharap banyak sih sama dia, karena salah satu klaimnya kan untuk oil control, padahal masalahku itu bukan kelebihan minyak, tapi kekurangan minyak :D. Tetapi, ternyata si masker susu ini memiliki efek yang bagus banget di kulitku. Dia ngasih efek yang sama ke kulit dengan si green tea, yaitu memberi efek halus dan lembut, tapi minus gatal-gatalnya. Dia juga nggak bikin kulitku terlihat matte, kering, atau ketarik. Kesimpulannya, aku cocok banget sama masker ini, karena efeknya yang bagus itu. Alhasil, dia yang paling sering aku pakai sampai habis duluan. Yang kurang dari masker ini menurutku cuman baunya yang agak-agak amis gitu. But I don’t mind, since it gave great benefits to my skin. Love it!

Menurutku, masker ini cocok buat semua jenis kulit. Aku juga bakal repurchase si milk ini.

Maapkeun mukanya merengut. Secara maskernya udah mulai kering, jadi bikin muka kaku ๐Ÿ˜‚

๐ŸŒบ Setelah satu setengah bulan pemakaian… ๐ŸŒบ

Berdasarkan petunjuk pemakaiannya, masker dari Crushlicious ini dipakai dua hari sekali. Karena aku punya keempatnya, aku jadi pakai tiap hari dengan diselang-seling. Terus, aku lebih suka pakainya sesudah mandi sore, soalnya bikin mukaku lebih bersih setelah seharian beraktivitas, terutama kalau pas hari itu aku pakai makeup.

Setelah satu setengah bulan rutin pakai Crushlicious Organic Face Mask ini aku merasakan perubahan yang lumayan signifikan pada kulit wajahku. Tekstur kulitku yang kering dan kasar sekarang rasanya jadi lebih halus dan lembut. Aku jadi gatal kepengen pegang-pegang mukaku terus. Hahaha…

๐ŸŒบ Recommended? ๐ŸŒบ

Yep! Buat kamu yang suka sama produk-produk perawatan organik, masker dari brand yang satu ini wajib banget deh dicoba.

๐ŸŒบ Repurchase? ๐ŸŒบ

Of course! Tapi cuman repurchase yang varian coffee dan milk. Karena yang green tea dan chocolate bisa bikin gatal-gatal.

๐ŸŒบ Where to Buy ๐ŸŒบ

Masker wajah organik dari Crushlicious ini bisa kamu beli di Shopee. Sudah banyak banget seller yang jual di sana lho! Kamu tinggal masukkan aja kata kunci crushlicious mask di kolom pencarian, nanti bakal muncul deretan seller yang jual masker ini.



Harga untuk varian full size itu sekitar Rp. 50.000 dengan isi 70 gram, sedangkan mini size sekitar Rp. 25.000 memiliki isi 25 gram. Memang, jauh lebih hemat kalo langsung beli yang full size sih, tapi buat kamu yang masih kepengen nyoba dulu, beli aja mini size-nya. Nah, kalo cocok, berikutnya baru deh beli yang full size-nya.



Hope it helps,

Gita ^^

2 comments:

  1. Wah lengkap banget review nya mbak. saya blogger pemula semoga saya bisa lebih mahir seperti mbak ya. sukses terus mbak. oh ya jika ingin berkunjung silahkan ya mbak
    https://heywina.blogspot.com/
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal ya. Makasih sudah mampir ^^

      Delete

COPYRIGHT © 2018 JURNAL GITA | THEME BY RUMAH ES